PANDUAN PELAKSANAAN FLS2N SMP TAHUN 2024

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

DOWNLOAD BUKU SISWA KURIKULUM MERDEKA KELAS 7

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

TUTORIAL MEMBUAT PERENCANAAN BULAN JULI-DESEMBER

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label EDUKASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label EDUKASI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Mei 2020

New Normal dan Fase Penerapannya


New normal adalah skenario untuk mempercepat penanganan COVID-19 dalam aspek kesehatan dan sosial-ekonomi.
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengimplementasikan skenario new normal dengan mempertimbangkan studi epidemiologis dan kesiapan regional.
"Presiden mengharapkan new normal ini diimplementasikan dengan beberapa pertimbangan," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah rapat terbatas pada Senin (18/5/2020),

Salah satu ide pengaturan new normal di sekolah yakni menghilangkan jam istirahat dan mengurangi jam belajar hanya menjadi 4 jam saja.
Ide tersebut merupakan rekomendasi yang diusulkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dalam perumusan protokol new normal di sekolah. "Namun yang sedang kami rekomendasikan adalah menghilangkan jam istirahat dan memperpendek jam pelajaran, yang sedang didiskusikan masuk 4 jam sehari tanpa jam istirahat," kata Asisten Deputi Perlindungan Anak dalam Situasi Darurat dan Pornografi Kemen PPPA Ciput Eka Purwianti dalam webinar, Kamis (28/5/2020)

Hal tersebut bertujuan mencegah kepadatan anak-anak saat masuk dan keluar sekolah secara bersamaan. Rekomendasi lainnya yakni jam masuk dan pulang antar kelas yang diberlakukan berbeda supaya anak-anak tidak berkerumun saat tiba di gerbang sekolah serta saat akan pulang. Berkaca dari pengalaman Australia yang sudah mulai menyekolahkan siswa-siswi mereka, kata dia, saat ini tidak semua kelas langsung kembali bersekolah. "Mereka hanya dua kelas dulu untuk uji coba, termasuk menyiapkan siswa, guru, tenaga pendidik dengan new normal ini," kata dia.Selain itu, fasilitas untuk mencuci tangan dengan sabun juga harus diperbanyak oleh sekolah agar tidak terjadi antrean anak-anak yang akan mencuci tangan.
Berikut Fase New Normal

Share:

Jumat, 22 Mei 2020

Download Khutbah Idul Fitri Di Rumah

SILAHKAN DOWNLOAD PADA LINK DIBAWAH
KHUTBAH IDUL FITRI DIRUMAH
Share:

Senin, 04 Mei 2020

TIPS Cegah terpapar virus corona


 Peningkatan pasien COVID-19 disebabkan virus corona atau severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS COV-2) yang mudah menyebar ke manusia melalui berbagai perantara. Virus corona bisa menular dari penderita melalui kontak fisik, Virus corona juga menyebar melalui berbagai permukaan barang seperti pegangan pintu, tangga, kertas, meja, sendok, dan kardus juga bisa menular ke manusia jika ada sentuhan tangan dengan benda-benda tersebut kemudian tangan menyentuh wajah.
Namun virus corona juga seperti virus padaumumnya yang hanya menyerang jika imunitas tubuhmu lemah  untukmencegah terpapar virus corona.Lakukan cara-cara berikut ;
1. Hindari stres
Pemberitaan tentang virus corona di media sosial dapat menyebabkan stres sehingga  hormon kortisol meningkat yang efeknya dapat menurunkan fungsi kekebalan tubuh.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan agar masyarakat membaca informasi yang kredibel terkait COVID-19, seperti situs pemerintah Covid19.co.id atau di situs WHO. Batasi juga berinteraksi dengan media sosial, karena banyak konten hoax terkait virus corona.
2. Istirahat cukup
Kekurangan jam tidur menyebabkan letih dan lesu sehingga daya tahan menurun. Namun tidur yang berlebihan dapat mengurangi daya tahan tubuh karena kurang gerak istirahat yang cukup yaitu dewasa membutuhkan waktu istirahat selama 7-8 jam per hari, remaja dan anak-anak 9-10 jam.
3. Stop merokok dan alkohol
Hentikan kebiasaan merokok untuk mengurangi potensi infeksi virus  Karena merokok bisa menyebabkan infeksi paru-paru seperti bronkhitis dan pneumonia. Nah, virus corona juga menyerang saluran pernafasan.
Sedangkan konsumsi alkohol menurunkan daya tahan tubuh. Orang yang dalam pengaruh alkohol memiliki konsentrasi dan imunitas yang rendah.
4. Menjalankan pola hidup sehat
Memiliki pola hidup sehat dengan olah raga secara teratur, dan hindari suasana  hati dari rasa khawatir,takut dan cemas yang berlebihan agar daya tahan tubuh meningkat
5. Konsumsi makanan yang dapat meningkatkan  kekebalan tubuh
Konsumsi vitamin dan suplemen bisa menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Namun kamu lebih baik mendapatkan vitamin secara alami daripada konsumsi vitamin olahan berbentuk tablet, pil atau minuman.
Seperti vitamin C yang berguna untuk daya tahan tubuh, bisa didapatkan dari buah jeruk dan strawberi, serta sayur bayam, paprika merah, dan brokoli. Vitamin A juga bisa meningkatkan kekebalan tubuh serta mengandung antioksidan untuk menangkal radikal bebas bisa didapatkan dari wortel, labu kuning, dan ubi.
Kamu juga perlu minum-minuman ramuan seperti jahe merah, kunyit, dan temulawak. Jahe merah mampu menjaga tubuh tetap hangat dan menghambat bakteri penurun imunitas.
Kunyit bisa mencegah kehilangan nafsu makan, diare, perut kembung. Sedangkan temulawak mengandung zat kurkumin sebagai antiinflamasi yang menghambat peradangan, seperti di tenggorakan. Perlu diketahui, sebelum virus corona menyerang saluran nafas, virus akan bertahan di tenggorakan hingga hari keempat-kelima.
6. Jaga suhu tubuh tetap hangat
Jangan berlama-lama berada di suhu yang dingin. Karena saat tubuh kedinginan, daya tahan tubuh menurun, sehingga virus mudah menyerang.jangan biarkan dirimu kehujanan atau mandi di malam hari tanpa menggunakan air hangat. Lalu gunakan pakaian tebal atau jaket saat berada di ruang yang dingin.
7. Jaga kadar cairan tubuh
Lebih dari 60% tubuh terdiri dari air. Menurut WHO, kebutuhan air minum orang dewasa rata-rata sekitar 8 gelas atau 2 liter. Anda harus memperbanyak minum air jika melakukan aktivitas berlebih seperti olah raga atau ketika cuaca panas. Kekurangan minum menyebabkan dehidrasi. Saat dehidrasi, tubuh lebih cepat lelah, daya tahan melemah, dan paparan virus bisa mudah menginfeksi.
8. Lakukan physical distancing
Ingat, virus corona belum ada obatnya. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, sering-seringlah cuci tangan dengan sabun dan lakukan physical distancing.untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.
9. Pakai masker.
Sesuai hasil penelitian masker kain dapatmenangkal virus sebesar 70% dengan demikian masyarakat diharapkan untuk tetapjaga jarak saat berada di keramaian minimal 1 sampai 2 meter dan apabila tidakmemiliki kegiatan penting diluar sebaiknya tetap tinggal di rumah, Semoga kita selalu sehat danterhindar dari infeksi virus corona.
Share:

Jumat, 17 April 2020

Cara tepat menggunakan masker

Masker harus digunakan tenaga kesehatan, orang sakit, orang yang merawat orang sakit dan orang sehat yang keluar rumah karena kebutuhan penting.
Tenaga kesehatan, orang sakit dan orang yang merawat orang sakit menggunakan masker medis. Orang sehat cukup menggunakan masker kain.
Berikut panduan cara menggunakan masker yang tepat.
  • Sebelum memasang masker, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir (minimal 20 detik) atau bila tidak tersedia, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%).
  • Pasang masker menutupi hidung, mulut sampai dagu. Pastikan tidak ada sela antara wajah dan masker.
  • Jangan buka tutup masker. Jangan menyentuh masker. Bila tersentuh, cuci tangan pakai sabun dan air mengalir minimal 20 detik atau bila tidak ada, gunakan cairan pembersih tangan (minimal alkohol 60%)
  • Ganti masker yang basah atau lembab dengan masker baru. Masker medis hanya boleh digunakan satu kali saja. Masker kain dapat digunakan berulang kali.
  • Untuk membuka masker: lepaskan dari belakang. Jangan sentuh bagian depan masker; Untuk masker 1x pakai, buang segera di tempat sampah tertutup atau kantong plastik. Untuk masker kain, segera cuci dengan deterjen. Untuk memasang masker baru, ikuti poin pertama.
Share:

Rabu, 15 April 2020

Asah otak #dirumahaja

Ayo....main games

Buat Yg Lagi #DIRUMAHAJA, Biar Ada Kerjaan. dan pusing membahas Covid 19 terus. mari mencoba menyusun nama binatang
1.  CKINUG     :  kucing
2.  MSUET        :
3.  MHRIAUA  :
4.  AKOCE   :
5.  NKDLUAI :
6.  KTSUI  :
7.  PHJAREA :
8.  LBEALGNA :
9.  DKUA  :
10. NTOYEM :
11. GJANIN :
12. RBBUURUU  :
13. LWAKELRA :
14. IKCCA :
15.NKIA :
16. RGOLAI  :
17. PSIUT:
18. OAKAL :
19. PCAGNU:
20. LUARTOPIN :
21. RKUAAUKR :
22. RTAIP :
23. NAAO :
24. DKABA :
25. NGAKRUUG :
26. ISAP :
27. BUARKE :
28. GJAHA :
29. LAGEN :
30. WNCDREHSAIA :
31. IBBA :
32. RGTUAI :
33. YMAA :
34. BLUET  :
35. GNISA :
36. CILNCKEI :
37. DKEELIA :
38. KBEEB :
39. GJARUA :
40. JKNGIA :
CARA JAWAB COPY KEMUDIAN PASTE DI KOMENTAR DI BAWAH INI...
selamat mencoba
Share:

Selasa, 07 April 2020

Integrasi PPK dan GLN dalam Pembelajaran Berbasis HOTS

Bimbingan Teknis Guru Sasaran 1

Integrasi PPK dan GLN dalam Pembelajaran Berbasis HOTS In 1 Kegiatan 2 Waktu: 1 JP Bimbingan Teknis Guru Sasaran
2 Pengantar (5’)
3 Tujuan Menerangkan Keterampilan Berpikir Tingkat inggi (HOTS), Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) dan Gerakan Literasi Nasional (GLN)
4 Bahan Buku Pegangan Pembekalan Narasumber Nasional/Instruktur Nasional Bahan Presentasi Kertas post it Kertas plano
5 Skenario Pengantar dan pembagian 4 kelompok besar (5’) Brainstorming contoh penerapan PPK dan GLN di Post it (10’) Menempelkan dan mengkatogorikan post it contoh penerapan PPK dan GLN di kelompok (10’) Peserta melakukan wolking galerry ke kelompok lain (10’) Penguatan (10’)
6 Pembagian Kelompok Besar Kelas dibagi menjadi 4 kelompok besar Setiap kelompok dipimpin oleh ketua kelompok
7 Brainstorming contoh penerapan PPK dan GLN (10’) Setiap peserta menuliskan contoh penerapan PPK dan GLN di kertas post it
8 Penjelasan Contoh Penerapan PPK dan GLN (10’) Ketua kelompok memfasilitasi setiap anggota untuk menempelkan dan mengkategorikan post-it contoh penerapan PPK dan GLN pada kertas plano yang ditentukan fasilitator.
9 walking gallery (10’) Peserta melakukan walking gallery ke kelompok lain
10 Kategori contoh penerapan PPK dan GLN (10’) Ketua dan anggota kelompok mengkategorikan contoh penerapan PPK dan GLN
11 Penguatan (10’)
12 Urgensi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) Pembangunan SDM sebagai fondasi pembangunan bangsa Menghadapi kondisi degradasi akhlak, moral, dan budi pekerti Menghadapi dinamika dan tantangan era global Generasi emas 2045 yang berdaya saing dan berjiwa Pancasila
13 Penguatan 5 Nilai Utama Karakter Beriman dan Bertaqwa Menjalankan segala perintah-Nya Disiplin beribadah Bersih Peduli lingkungan lingkungan Memanfaatkan lingkungan dengan bijak Toleransi Saling enolong/menghormati Cinta damai Peduli sosial Cinta tanah air Semangat kebangsaan Menghargai kebhinnekaan Demokratis Rela berkorban Taat hukum Kerja keras (etos kerja) Kreatif dan inovatif Disiplin Tangguh Rasa ingin tahu dan menghargai prestasi Gemar membaca/pembelajar sepanjang hayat Kejujuran Keteladanan Tanggungjawab Antikorupsi Komitmen moral Cinta pada kebenaran Kerja sama Solidaritas Kekeluargaan Bersahabat/komunikatif Berorientasi pada kemaslahatan bersama Nilai Utama Religiositas Nasionalisme Kemandirian Gotong Royong Integritas
14 Strategi Implementasi PPK PPK BERBASIS KELAS Integrasi dalam mata pelajaran Optimalisasi muatan lokal Manajemen kelas PPK BERBASIS MASYARAKAT Orang tua, Komite Sekolah Dunia usaha Akademisi pegiat pendidikan Pelaku Seni, Budaya, Bahasa & Sastra Pemerintah & Pemda PPK BERBASIS BUDAYA SEKOLAH Pembiasaan nilai-nilai dalam keseharian sekolah Branding sekolah Keteladanan pendidik Ekosistem sekolah Norma, peraturan, dan tradisi sekolah 1 DIAJARKAN DIBIASAKAN DILATIH KONSISTEN MENJADI KEBIASAAN MENJADI KARAKTER MENJADI BUDAYA 1 2 3
15 Perpres Nomor 87/2017 Penguatan Pendidikan Karakter Penguatan Ekosistem Pendidikan Pengaturan hari Sekolah Revitalisasi Komite Sekolah (Permendikbud no. 75/2016 tentang komite sekolah) Revitalisasi kewajiban 8 jam guru di sekolah (PP no. 19/2017 tentang guru) Revitalisasi peran Kepala Sekolah sebagai manajer
16 Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018
17 PP nomor 19 tahun 2017 Kondisi saat ini Guru tidak dapat memenuhi 24 jam tatap muka Guru harus mencari tambahan jam di luar sekolah Guru tidak dapat fokus menjalankan fungsinya Beban Kerja Guru a.Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan b.Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan c.Menilai hasil pembelajaran atau pembimbingan d.Membimbing dan melatih peserta didik e.Melaksanakan tugas tambahan yang melekat Memudahkan guru memenuhi beban kerja Guru tidak perlu lagi cari- cari jam tambahan mengajar di luar sekolahnya untuk memenuhi beban kerja mengajar. Guru harus bertanggungjawab terhadap perkembangan siswanya.
18 Membangun Generasi Emas 2045 yang dibekali Keterampilan Abad 21 Religiositas Nasionalisme Kemandirian Gotong royong Integritas Keterampilan abad 21 yang dibutuhkan setiap siswa Literasi Dasar Bagaimana siswa menerapkan keterampilan dasar sehari-hari. Literasi bahasa Literasi numerasi Literasi sains Literasi digital (teknologi informasi & komunikasi) Literasi finansial Literasi budaya dan kewargaan Kompetensi Bagaimana siswa memecahkan masalah kompleks Berpikir kritis Kreativitas Komunikasi Kolaborasi 123 Sumber: Kemendikbud 2016 Kualitas Karakter Bagaimana siswa beradaptasi pada lingkungan yang dinamis. “Culture, Value, Imagination, Creativity, and Team Work” (Jack Ma)
19 Gerakan Literasi Nasional (GLN) Baca Tulis Digital
20 Program Literasi Kemendikbud GERAKAN LITERASI NASIONAL GerakanLiterasi Guru dan Tendik Gerakan Literasi Sekolah Gerakan Literasi Masyarakat Gerakan Literasi Bahasa dan Sastra Gerakan Literasi Keluarga Gerakan Literasi Budaya
21 GERAKAN LITERASI NASIONAL KOORDINASI KOMITMEN KEMITRAANKEBERLANJUTAN MILIK BERSAMA Prinsip Gerakan
23 DEFINISI  Melek pengetahuan dan kemampuan membaca dan menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan bahasa dan sastra secara cendekia. INDIKATOR MASYARAKAT - Angka melek aksara - Publikasi buku per tahun SEKOLAH - Skor PISA literasi membaca - Skor PIRLS literasi membaca - Rata-rata nilai UN Bahasa Indonesia - Rata-rata skor UKG Guru Bahasa Indonesia KELUARGA Jumlah bahan bacaan literasi bahasa yang dimiliki setiap keluarga Literasi Baca dan Tulis
24 INDIKATOR MASYARAKAT Jumlah dan variasi bahan bacaan numerasi yang dimiliki setiap desa Peningkatan frekuensi pemanfaatan bahan bacaan numerasi SEKOLAH Jumlah kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan numerasi berbasis proyek Peningkatan kecakapan multiliterasi melalui numerasi Tumbuhnya pandangan dan sikap positif terhadap numerasi KELUARGA Jumlah dan variasi bahan bacaan numerasi yang dimiliki setiap keluarga. Peningkatan frekuensi pemanfaatn bahan bacaan numerasi Peningkatan frekuensi kesempatan anak mengaplikasikan numerasi dalam kehidupan sehari-hari DEFINISI menggunakan berbagai macam angka dan simbol-simbol yang terkait dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah praktis dalam berbagai macam konteks kehidupan sehari-hari. menganalisis informasi dan mampu mengolahnya ke dalam berbagai macam bentuk presentasi numerasi (grafik, tabel, bagan, dsb.). membangun interpretasi terhadap informasi angka dan simbol numerik lainnya. Literasi Numerasi
25 DEFINISI  Kemampuan untuk menggunakan pengetahuan sains, mengidentifikasi pertanyaan, menarik kesimpulan dalam rangka memahami serta membuat keputusan yang berkenaan dengan alam.  Seseorang disebut literat terhadap sains, jika memiliki kompetensi untuk: 1.Menjelaskan fenomena sains 2.Mengevaluasi & mendesain pengetahuan & keterampilan sains secara mandiri 3.Menginterpretasi data & bukti sains INDIKATOR MASYARAKAT Jumlah program yang berkaitan dengan lingkungan dalam suatu daerah SEKOLAH − Skor PISA literasi sains − Skor TIMSS literasi sains − Rata-rata skor UKG Guru IPA − Rata-rata nilai UN IPA KELUARGA Jumlah bahan bacaan literasi sains yang dimiliki setiap keluarga Literasi Sains
26 DEFINISI Kecakapan (life skills) yang tidak hanya melibatkan kemampuan penggunaan perangkat teknologi, informasi dan komunikasi semata, tetapi juga kemampuan bersosialisasi, kemampuan dalam pembelajaran, maupun memiliki sikap, berpikir kritis, kreatif, serta inspiratif sebagai kompetensi digital. INDIKATOR SEKOLAH − Ketersediaan akses internet di sekolah − Bahan literasi digital yang ada di sekolah KELUARGA Jumlah penduduk yang menggunakan komputer dan gawai berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal, dan lama waktu penggunaan per hari. MASYARAKAT − Jumlah penduduk yang mengakses internet berdasarkan kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal & lama waktu penggunaan / hari. − Penurunan angka penduduk yang terjerat kasus pelanggaran UU ITE menurut kelompok umur Literasi Digital
27 DEFINISI  Kemampuan untuk memahami bagaimana uang berpengaruh di dunia (bagaimana seseorang mengatur untuk menghasilkan uang, mengelola uang, menginvestasikan uang dan menyumbangkan uang untuk menolong sesama).  Rangkaian proses atau aktivitas untuk meningkatkan pengetahuan, keyakinan, dan keterampilan konsumen dan masyarakat sehingga mereka mampu mengelola keuangan dengan baik. INDIKATOR Penurunan tingkat kemiskinan penduduk Indonesia SEKOLAH Jumlah siswa dan guru yang menggunakan produk layanan tabungan dan koperasi KELUARGA MASYARAKAT Jumlah penduduk usia produktif yang menggunakan produk layanan jasa keuangan (Tabungan, Asuransi, Saham, Lembaga Pendanaan, Dana Pensiun, Industri jasa keuangan syariah) Jumlah uang kartal yang beredar berkurang Literasi Finansial
28 DEFINISI  Kemampuan untuk memahami, menghargai dan berpartisipasi secara mahir dalam budaya.  Kemampuan untuk berpartisipasi secara aktif dan menginisiasi perubahan dalam komunitas dan lingkungan sosial yang lebih besar. INDIKATOR Penggunaan bahasa daerah di lingkungan keluarga Penurunan angka kejahatan dan pelanggaran anak di bawah umur SEKOLAH 1.Rata-rata nilai USBN - PKn 2.Jumlah sekolah yang memiliki aktivitas seni budaya & bahasa daerah (mulok, ekstrakulikuler) KELUARGA MASYARAKAT Jumlah penduduk Indonesia yang menguasai bahasa dan seni budaya daerah masing-masing Angka partisipasi dalam pemilu Literasi Budaya dan Kewargaan
29 Implementasi Literasi di Sekolah
30 GERAKAN LITERASI SEKOLAH (GLS) Sebuah upaya yang dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan untuk menjadikan sekolah sebagai organisasi pembelajaran yang warganya literat sepanjang hayat melalui pelibatan publik. TUJUAN UMUM GLS Menumbuhkembangkan budi pekerti peserta didik melalui pembudayaan ekosistem literasi sekolah agar mereka menjadi pembelajar sepanjang hayat.
31 TUJUAN KHUSUS GLS
32 PRINSIP-PRINSIP LITERASI SEKOLAH Sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik berdasarkan karakteristiknya Dilaksanakan secara berimbang; menggunakan berbagai ragam teks dan memperhatikan kebutuhan peserta didik Berlangsung secara terintegrasi dan holistik di semua area kurikulum Kegiatan literasi dilakukan secara berkelanjutan Melibatkan kegiatan kecakapan berkomunikasi lisan Mempertimbangkan keberagaman A B C D E F
33 STRATEGI MEMBANGUN LITERASI SEKOLAH Mengkondisikan lingkungan fisik ramah literasi. Mengupayakan lingkungan sosial dan afektif. Mengupayakan sekolah sebagai lingkungan akademik yang literat. LINGKUNGAN FISIK LINGKUNGAN SOSIAL DAN AFEKTIF LINGKUNGAN AKADEMIK
34 Pelaksanaan Kegiatan Literasi di Sekolah Penumbuhan budaya literasi dan minat baca di sekolah, salah satunya melalui kegiatan 15 menit membaca sebelum pembelajaran Pengembangan kecakapan literasi melalui kegiatan nonakademik, misalnya kegiatan ekstrakurikuler dan kunjungan wajib ke perpustakaan Kegiatan intrakurikuler/pembelajaran Menggunakan strategi literasi Pembelajaran Pengembangan Pembiasaan
35 LITERASI DAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) Menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sebelumnya. Melakukan preview dan prediksi untuk meningkatkan pemahaman teks. Mengelola informasi dan menerapkan kerangka dan kategori yang bermaka. Mampu menggunakan pancaindra (melihat, mendengar, merasakan, membaui, atau mengecap) gambaran yang disampaikan dalam teks tulis. Memantau pemahaman secara mandiri. Mengevaluasi teks secara kritis. Memberikan penilaian terhadap bentuk dan/atau isi teks. Menerapkan pengetahuan yang diperoleh dari teks untuk situasi baru. (Moore dkk. 2003)
36 Terima kasih
Share:

CARA AMAN MENYIKAPI PANDEMIK COVID-19 MENURUT AHLI ILMU JIWA


Maulana Syekh Ahmad al-Hajin hafizhahullah,ulama arab saudi dan ahli psikologi  menyarankan
kepada kita semua bagaimana menyikapi pandemik corona virus
saran beliau adalah sebagai berikut ;
1. Jauhkan diri Anda dari berita tentang virus corona. Segala yang perlu anda ketahui, kini anda memang sudah mengetahuinya.
2. Jangan mencari jumlah yang mati, karena ini bukan pertandingan sepak bola untuk mengetahui hasil akhir ... Hindari itu.
3. Jangan mencari informasi tambahan di Internet, karena itu akan melemahkan kondisi mental anda.
4. Hindari mengirim pesan yang menakutkan dan membuat frustrasi, karena beberapa orang tidak memiliki kekuatan mental yang sama seperti anda. Anda sudah tidak membantu mereka, anda bahkan akan merangsang penyakit mereka, misalnya depresi.
5. Dengarkan dan hibur hati anda dengan suara Al-Quran di rumah, cari permainan untuk menghibur anak-anak, bertukar percakapan dengan mereka dan cerita kisah2 kepada mereka.
6. Pertahankan disiplin di rumah dengan mencuci tangan dengan sabun dan air secara teratur dan memperingatkan semua orang yang tinggal bersama Anda.
7 Suasana hati positif anda akan membantu melindungi sistem kekebalan tubuh anda, di mana anda terbukti bahwa pikiran negatif melemahkan sistem kekebalan tubuh anda dan membuatnya tidak dapat menahan virus.
8 Yang paling penting dari semua, percaya iman yang kokoh bahwa wabah ini akan berlalu dan kita semua akan aman....!
Bersikaplah positif ... jagalah keamanan...
Diterjemahkan oleh Hilma Rosyida Ahmad.
Share:

TIPS MENCEGAH TERTULAR COVID-19 MENURUT WHO

Pandemi (dari Yunani παν pan semua + δήμος demos orang) adalah epidemik penyakit yang menyebar di wilayah yang luas, benua, atau bahkan di seluruh dunia. Menurut World Health Organization (WHO), pandemik terjadi jika telah memenuhi tiga kondisi: Munculnya penyakit baru pada penduduk. Salah satu yang bisa kita lakukan untuk menghadapi pandemi COVID-19 adalah dengan melakukan langkah langkah pencegahan terhadap kemungkinan tertular virus corona ini.
Menurut WHO, pencegahan yang bisa dilakukan oleh setiap individu adalah dengan menjaga kebersihan tangan dan perilaku yang sehat.
WHO menyarankan setiap orang untuk lebih rajin mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir atau menggunakan hand sanitizer berbahan dasar alkohol. Tutup hidung dan mulut dengan bagian dalam siku saat bersin atau batuk. Sedapat mungkin menghindari kontak dekat dengan mereka yang sedang demam atau batuk.
Hindari kontak dekat dengan hewan liar atau hewan yang diperjualbelikan di pasar hewan. Jangan mengonsumsi daging hewan yang belum termasak dengan baik. Perhatikan saat kebersihan saat mengolah makanan agar tidak terjadi kontaminasi silang dengan daging yang belum diolah.
Segera ke dokter jika menderita demam, batuk dan sesak nafas. Ceritakan secara lengkap riwayat perjalanan sebelum menderita keluhan tersebut kepada dokter yang merawat.
Share:

Benarkah Minum Kopi Menyehatkan ?

Kopi merupakan minuman yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari hari.
Kondisi ini bisa dilihat dari makin banyaknya cafe  di berbagai pelosok kota sampai dengan pedesaan. Beberapa kedai kopi ini bahkan sampai  menbuat campuan dari berbagai jenis kopi agar kopi yang dihidangkan ke pelanggannya memiliki cita rasa yang diinginkan.
Kemudian muncul pertanyaan, benarkah kopi itu menyehatkan?
Penelitian tentang manfaat kopi sudah dilakukan sejak berpuluh puluh tahun yang lalu. Pada masa lalu, banyak penelitian tentang kopi yang mengesankan kopi berdampak buruk bagi tubuh manusia. Namun kini, penelitian terbaru tentang kopi justru menyimpulkan hal yang sebaliknya.
Menurut penelitian terbaru itu, kebiasaan minum kopi terbukti bermanfaat bagi tubuh.Mengapa hasil penelitian tersebut bisa berbeda? Karena di masa lalu, penelitian tentang kopi hanya melihat satu aspek saja dari kopi. Para peneliti tidak memperhitungkan faktor lain yang mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang saat rutin minum kopi. Misalnya kebanyakan peminum kopi juga merupakan perokok dan kurang gerak.Dari berbagai penelitian terbaru, dapat disimpulkan beberapa manfaat kopi bagi kesehatan antara lain:
1. Melindungi seseorang dari penyakit Parkinson.
2. Melindungi seseorang dari penyakit diabetes tipe 2.
3. Melindungi seseorang dari penyakit liver, termasuk kanker liver.
4. Melindungi seseorang dari serangan jantung danMeskipun memiliki banyak manfaat bagi tubuh, para ahli tidak menutup mata jika peminum kopi juga bisa mengalami beberapa risiko kesehatan. Hal ini dikarenakan oleh kandungan kafein yang terdapat pada kopi. Misalnya, para peminum kopi bisa mengalami peningkatan tekanan darah yang sifatnya sementara. Para ibu hamil, sedang program hamil dan sedang menyusui sebaiknya berhati hati saat mengonsumsi kafein. Endapan kopi juga berisiko menyebabkan peningkatan kadar kolesterol.

Apa kesimpulan yang bisa ditarik? Kebiasaan minum kopi merupakan kebiasaan yang aman dan bisa diteruskan. Kebiasaan ini juga bisa memberikan beberapa keuntungan bagi tubuh. Meskipun demikian, kopi juga memiliki beberapa efek samping yang perlu diperhatikan seperti rasa tidak nyaman pada ulu hati, berdebar dan gelisah serta sulit tidur. Bila mengalami salah satu dari efek samping ini, ada baiknya mengurangi minum kopi.
sumber ;blogdokter.net
Share:

Senin, 06 April 2020

MENURUNKAN RISIKO STROKE


Minum susu dan produk olahan susu secara rutin dapat menurunkan risiko stroke. Demikian kurang lebih kesimpulan dari sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam European Heart Journal.
enelitian yang melibatkan sekitar 400.000 orang sampel ini menyimpulkan, mereka yang gemar mengonsumsi susu, keju dan yogurt mengalami penurunan risiko menderita berbagai jenis stroke sampai dengan 10 persen.
Setiap penambahan satu gelas susu yang diminum setiap hari akan terjadi penurunan risiko stroke iskemik yang disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah sampai dengan 5 persen. Sedangkan pada mereka yang menambah porsi yogurtnya setiap hari akan menambah penurunan risiko stroke sampai 9 persen.
Hasil penelitian ini seiring dengan kesimpulan awal dari sebuah penelitian yang menyatakan konsumsi telur dapat menurunkan risiko stroke akibat perdarahan. Penurunan risiko stroke juga dialami oleh mereka yang suka mengonsumsi sayur dan buah buahan yang kaya akan serat.
Hasil penelitian tentang manfaat makanan olahan susu untuk menurunkan risiko stroke sebenarnya masih menimbulkan perdebatan. Hal ini disebabkan karena di dalam makanan olahan susu juga mengandung lemak jenuh yang tidak dipungkiri dapat merugikan kesehatan alias berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
eskipun sama sama mampu menurunkan risiko stroke, manfaat yang didapat oleh mereka yang mengonsumsi makanan olahan susu tidak sebesar mereka yang rajin mengonsumsi sayur dan buah buahan.
Nah, tinggal pilih sekarang, apakah mau makan makanan olahan susu atau sayur dan buah buahan.
sumber ; https://www.blogdokter.net/2020/02/24/turunkan-risiko-stroke-dengan-minum-susu/
Share:

4 Kelompok Pendidik Cara DAring

Pendidik di kelompok ini melakukan pembelajaran daring sebatas mengirim bahan ajar melalui media sosial yang populer seperti Whatsapp (WA) atau melalui email. Ini biasanya dilakukan oleh pendidik yang masih gagap terhadap teknologi dan terbatas dalam pemahaman pedagoginya. Batas kemampuan mengajar dengan menggunakan teknologi hanya sebatas berkomunikasi di media sossial sekelas WA. Sebagai akibatnya pengalaman sekolah yang sangat beragam hanya tergantikan oleh komunikasi melalui WA atau email. Ini tentunya dapat membuat peserta belajar merasa bosan dan sangat merasakan kehilangan suasana sekolah seperti yang mereka nikmati sebelumnya.

Kelompok 2
Pendidik di kelompok yang kedua ini melakukan pembelajaran melalui platform seperti Moodle, Edmodo, Google Classroom, Schoology atau platform lain yang sejenis. Pendidik di level 2 paham tentang LMS (Learning Management System) dan dapat memanfaatkan fitur-fitur yang ada misalnya untuk melakukan kuis. Namun demikian komunikasinya yang terjadi masih sebatas bertukar catatan saja dan tidak ada interaksi yang langsung secara verbal, atau secara verbal dan visual sekaligus misalnya melalui video call. Peserta didik mungkin akan merasakan sebuah pengalaman baru dan berbeda untuk beberapa saat namun dalam jangka panjang bila hanya s
eperti ini saja maka peserta belajar akan kehilangan suasana sosial dalam belajar.

Kelompok 3
Pendidik di kelompok ini sanggup mengelola pembelajaran melalui platform LMS (Learning Management System) seperti di atas dan juga mengkurasi bahan ajar yang terdapat di internet seperti di Ruangguru, Zenius dll. serta secara sengaja menciptakan interaksi langsung yang terjadwal dengan peserta didik secara sinkron. Di kelompok ini pendidik dengan peserta didik berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan mendengar suara, atau suara dan gambar walaupun itu dilakukan melalui teknologi. Untuk para pendidik yang masuk di kelompok 3 ini interaksi sosial menjadi agenda dari rencana pembelajaran.
Oleh karena seyogianya menjadi pendidik yang masuk di dalam kelompok 3 ini menjadi syarat minimum untuk menjadi pendidik di dalam pembelajaran daring.

Kelompok 4
Pendidik di kelompok 4 ini melakukan pembelajaran daring seperti kelompok 3 namun mereka menambahkannya dengan instruksi belajar yang lebih bervariasi termasuk menjadikan dirinya sendiri sebagai sumber belajar dengan cara membagikan rekaman suara atau video yang diproduksi sendiri untuk keperluan pembelajaran daring. Pendidik dapat menghasilkan instruksi-instruksi yang memandu peserta didik untuk bisa melakukan collaborative learning dan experiential learning secara mandiri di tempat masing-masing.
Mereka terkoneksi dengan peserta didik dan bisa menghidupkan suasana belajar walau itu terjadi dalam jarak jauh dan bukan di dalam suasana sekolah. Mereka bisa memandu peserta didik untuk melihat rumahnya dan keluarganya sendiri sebagai sebuah laboratorium ilmu pengetahuan alam dan juga laboratorium untuk ilmu sosial. Peserta didik akan merasa bahwa belajar jarak jauh itu tidak terbatas hanya ketika mereka membaca, menonton, mencatat dan mengerjakan tugas di depan ponsel atau laptopnya. Peserta didik yang memiliki pendidik dari kelompok 4 ini adalah peserta didik yang beruntung karena ditengah pandemik yang memaksa mereka di rumah saja, mereka tetap dapat menikmati pengalaman belajar yang bermutu dan juga asyik.
Sebagai kesimpulannya, momen “paksaan” masuk ke pembelajaran daring ini janganlah dipandang hanya sekedar solusi sementara untuk pandemik Covid-19 tetapi seyogyanya kita bisa manfaatkan jadi sebuah batu pijakan untuk melakukan lompatan katak menuju transformasi digital dunia pendidikan Indonesia.
Bagaimana caranya? Mari bergerak dan memastikan diri untuk menjadi pendidik yang berada di kelompok 4. Semakin banyak pendidik Indonesia yang berada di kelompok 4 ini maka kita akan makin siap melakukan “lompatan katak” dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.
Kita bersama akan membebaskan diri dari kesulitan mendiseminasi pendidikan berkualitas dari keterbatasan lokasi dan waktu. Bangunan sekolah dan jam sekolah bukan lagi satu-satunya cara untuk menikmati pembelajaran yang berkualitas. Inilah salah satu contoh dampak dari integrasi teknologi ke dalam model bisnis pendidikan yang dapat mengakselerasi gerak kita mencapai tujuan pendidikan.

Pustaka
Protopsaltis & S, Baum (2019), Does Online Education Live to Its Promise: A Look at the Evidence and Implications for Federal Policy. Diunduh dari https://mason.gmu.edu/~sprotops/OnlineEd.pdf
The Future State Universities (2011), Research on the Effectiveness of Online Learning: A Compilation of Research on Online Learning. Diunduh dari https://www.immagic.com/eLibrary/ARCHIVES/GENERAL/ACPTR_US/A110923F.pdf

sumber : Ir. Antonius Tanan MBA, M.Sc, MA
https://guruberbagi.kemdikbud.go.id/artikel/4-kelompok-pendidik-cara-daring/


Share:

Sabtu, 28 Maret 2020

MENANGKAL DAN MEMUTUS PENYEBARAN VIRUS COVID-19


Saat ini seluruh dunia  dicemaskan dengan merebaknya wabah virus corona covid-19  semua pihak berusaha mencari solusi untuk menangani penularan wabah virus dengan berbagai cara.antara lain menjaga pola hidup yang bersih,pola makan yang sehat ,serta meminimalisir  potensi dan resiko penulatran virus corona dengan  mengisolasi diri dengan tetap tinggal di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Kebijakan pemerintah  untuk menangani  wabah yang sangat berbahaya ini adalah adanya himbauan untuk tidak berkumpul disuatu tempat termasuk kebijakan belajar dirumah dan bekerja diari secara online ,dengan menggunakan media teknologi.
Salah satu upaya untuk mengindari terinfeksi virus corona adalah dengan memperkuat daya tahan atau daya imun dengan mengkomsumsi makanan bergizi dan bervitamin ,berolah raga  dengan harapan bisa mengantisipasi terjangkit wabah virus covid-19.
Di antara yang dapat dilakukan untuk menjaga  daya tahan tubuh    upaya mendapatkan  suplay vitamin  D dengan berjemur  di bawah paparan sinar matahari pagi .ssekitar jam 10 sampai jam 11 pagi dengan durasi 15 – 20 menit
Teruslah  menebar kebaikan  untuk bersama sama melawan virus covid-19. Semoga bermanfaat,
Share:

Jumat, 27 Maret 2020

MENEBAR KEBAIKAN


 TERUSLAH MENEBAR KEBAIKAN


مَن جَاءَ بِٱلحَسَنَةِ فَلَهُۥ عَشرُ أَمثَالِهَا وَمَن جَاءَ بِٱلسَّيِّئَةِ فَلَا يُجزَىٰ إِلَّا مِثلَهَا وَهُم لَا يُظلَمُونَ
Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya; dan barangsiapa yang membawa perbuatan jahat maka dia tidak diberi pembalasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikitpun tidak dianiaya (dirugikan)” (Surah al-An’am [6]: 160)
ALLAH Ta’ala memberi karunia nikmat yang begitu melimpah bagi para hamba-Nya. Tentunya ia tidak perlu membayar dan menghabiskan uang banyak untuk udara yang dihirup perdetik setiap hari.
Kewajiban manusia sebagai hamba hanyalah bersyukur atas itu semua, atas anugerah yang Allah titipkan padanya, atas fasilitas yang ia gunakan dengan gratis. Lalu dengan cara apa seorang hamba bersyukur? Salah satunya, dengan melakukan dan menebar kebaikan kepada sesama
Sesungguhnya Allah Maha Melihat dan Mendengar, maka tak satupun kebaikan hamba-Nya melainkan langusung tercatat dan berbalas kebaikan pula. Bahkan termasuk kebaikan-kebaikan yang disepelekan. Sekecil biji zarrah, misalnya.
Allah berfirman:
فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ
“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.” (Surah al-Zalzalah [99]: 7).
Jangan bingung tentang kebaikan apa yang akan bisa dikerjakan. Sebab sSetiap manusia telah dibekali ragam nikmat.
Tangan bisa digunakan untuk membantu atau bersedekah, ada mulut dan lidah yang bisa dipakai untuk tilawah al-Qur’an atau berbagi ilmu pengetahuan.
Sepasang kaki yang bisa melangkah ke masjid dan majelis ilmu untuk meraih ilmu yang bermanfaat. pena yang bisa digerakkan, menulis yang bermanfaat, menyeru kepada kebenaran dan mengingkari kemungkaran yang terjadi di tengah masyarakat. Dan banyak lagi hal yang bisa diperbuat oleh setiap Muslim dalam berbuat kebaikan.
Ladang kebaikan telah Allah siapkan seluas langit dan bumi. Sarana untuk mengerjakan kebaikan juga melimpah berada di sekitar manusia. Ia tak terhitung jumlahnya dan pastinya waktu 24 jam dalam sehari adalah masa yang cukup untuk menebar kebaikan dalam kehidupan manusia.
Sebagai contoh upaya tenaga medis yang tak kenal waktu dan tenaga membantu masyarakat untuk tidak terpapar dengan bahaya infeksi virus corona, sekallipun mereka sangat berisiko terinfeksi ,siapapun bisa menebar kebaikan dengan menghimbau masyarakat untuk berhati hati dalam situasi saat ini,paling kurang berdiam diri di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
Ada beberapa dermawan berbagi kebaikan dengan bersedekah atau mengeluarkan zakat hartanya untuk membantu kaum duafa terkhusus menangani virus yang bukan hanya mengancam orang kaya tetapi juga mengancam kaum duafa.
Mari perkuat tekad dan semangat  untuk senantiasa menebar kebaikan  pada sesama sebagai wujud syukur kepada Allah. Setidaknya niat itu tak pernah pudar dalam jiwa seorang  yang beriman. Bahwa hari ini harus lebih baik daripada kemarin.
إِنْ أَحْسَنتُمْ أَحْسَنتُمْ لِأَنفُسِكُمْ وَإِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا فَإِذَا جَاء وَعْدُ الآخِرَةِ لِيَسُوؤُواْ وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُواْ الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُواْ مَا عَلَوْاْ تَتْبِيراً
“Jika kalian berbuat Baik (berarti) kalian berbuat Baik untuk dirimu sendiri,Dan jika kalian berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri.” (QS: Al Isra : 7).
“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Menebar Kebaikan yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”
TETAPLAH MENEBAR KEBAIKAN SEKALIPUN KAMU LELAH KARENA DIBALIK ITU SEMUA ADA KEBAIKAN MENANTIKAN KITA DI DUNIA ATAU DI AKHIRAT NANTI
KATA KUNCI  ZAKAT, KEBAIKAN BERBAGI
Share:

STATUSTIK USER

Total Tayangan Halaman

ALEXA RANK

Mengenai Saya

Foto saya
Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Indonesia